Kepatuhan WP OP Rendah… Sederhanakan Aturan dan Efektifkan Pengawasan


Melanjutkan tulisan sebelumnya menyangkut sensus pajak nasional. Dalam tulisan sebelumnya, salah satu alasan dilakukannya sensus pajak nasional adalah masalah rendahnya kepatuhan SPT untuk WP OP. Bayangkan, dari 44 juta wajib pajak orang pribadi, yang dianggap layak membayar pajak, hanya 8,5 juta saja yang memenuhi penyampaian SPT nya. Hal ini berarti rasionya hanya sekitar 20%.

Nah, sebenarnya apa yang menyebabkan kepatuhan WP OP itu rendah. Menurut saya pribadi, ada dua faktor utama. Yang pertama adalah stigma di mata wajib pajak orang pribadi yang menganggap aturan perpajakan itu rumit dan berbelit-belit. Dan faktor yang kedua adalah kurangnya penegakan hukum atau pengawasan terhadap kepatuhan WP OP ini.

Banyaknya aturan perpajakan, dan dinamisnya aturan sehingga berubah-ubah ternyata cukup menyulitkan bagi WP OP. Saya baru berbicara pada level WP OP yang aturan perpajakannya relatif sederhana dan tidak serumit WP Badan. Tentunya harus ada upaya dan strategi yang baik dari Direktorat Jenderal Pajak untuk memberikan kemudahan bagi WP OP ini. Kemudahan baik dari segi aturan maupun pelayanan.

Faktor Kedua adalah lemahnya pengawasan dan penegakan hukum dari DJP. Ketika berbicara data, hanya 8,5 juta WP OP yang menyampaikan SPT dan sisanya tidak menyampaikan tentunya pertanyaannya adalah kenapa sisanya itu tidak diperingatkan. Apakah sudah ada upaya dari DJP untuk mengawasi dan memberikan peringatan baik secara persuasif maupun represif terhadap WP OP yang tidak patuh itu.

2 thoughts on “Kepatuhan WP OP Rendah… Sederhanakan Aturan dan Efektifkan Pengawasan

    1. WP OP pribadi tidak semuanya paham dengan detil aturan perpajakan. Kesederhanaan meliputi tarif, masalah witholding, pembayaran, dan pelaporan. DJP sudah ada kemajuan terkait simplicity, misalnya dengan SPT 1770 SS dan pelaporan melalui drop box. Tapi itu ternyata belum cukup, angka kepatuhan penyampaian SPT masih jauh. Oleh karena, perlu dilakukan kajian lebih lanjut tentang masalah simplicity ini..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s