Bebas Fiskal Luar Negeri


Sejak januari 2011, bagi wni yang bepergian ke luar negeri maka tidak perlu membayar fiskal luar negeri. Sebelumnya fiskal luar negeri dikenakan kepada wajib pajak orang pribadi dalam negeri yang tidak memiliki nomor pokok wajib pajak dan telah berusia 21 (dua puluh satu) tahun yang bertolak ke luar negeri. Hal ini diatur di dalam undang-undang pajak penghasilan pasal 25 ayat (8) undang-undang nomor 36 tahun 2008.

Ketika kita baca lagi di pasal 25 ayat (8a) dari undang-undang pajak penghasilan tersebut mengamanatkan bahwa ketentuan pengenaan fiskal ln bagi wp yang tidak memiliki npwp hanya berlaku sampai dengan tanggal 31 desember 2010. Artinya sejak 1 januari 2011 semua wajib pajak baik dia mempunyai npwp maupun tidak tidak perlu membayar fiskal LN apabila bertolak ke LN.

Hal ini diperjelas dengan pengumuman dari ditjen pajak melalui pemberitahun nomor PEM-03/PJ.09/2010 tentang pelayanan bebas fiskal ln. Di dalam pasal 1 pengumuman tersebut dituliskan “sejak tanggal 1 januari 2011, wajib pajak orang pribadi dalam negeri yang tidak memiliki nomor pokok wajib pajak (npwp) dan telah berusia 21 (dua puluh satu) tahun yang akan bertolak ke luar negeri tidak dikenakan kewajiban membayar fiskal luar negeri (FLN)”. Sehingga jelas sejak 1 januari 2011 tidak ada lagi unit pelayanan fiskal LN di bandara maupun pelabuhan.

9 thoughts on “Bebas Fiskal Luar Negeri

    1. Jawab:
      Untuk Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) 2012 masih tetap. mengacu kepada pasal 7 Undang-Undang Pajak Penghasilan UU nomor 36 thaun 2008, PTKP sebesar 15.840.000 setahun, dan setiap tambahan 1.320.000

  1. Jika Januari 2012 UMK dari Pemerintah sekitar 1,5 Juta, apa PTKP tambahan masih 1.320.000 ? dan karyawan yang th 2011 yang berpenghasilan 1.286.000 (UMK 2011) dan bebas pajak, menjadi berkewajiban dipotong pph 21 untuk th 2012?
    Terimkasih sebelumnya.

    1. Batas penghasilan tidak kena pajak setahun adalah 15.840.000 dengan tambahan 1.320.000 (tambahan bisa lebih dari sekali tergantung kondisi). Asumsikan anda tidak berkeluarga dan tidak ada tanggungan, maka PTKP setahun adalah 15.840.000 + 1.320.000 = 17.160.000. Nah apabila penghasilan ybs kurang dari 17.160.000 maka seharusnya tidak dikenakan pemotongan PPh 21

      1. mas rizal, jadi PTKP tambahan itu apa ya? bukannya klo statusnya TK/0 itu PTKP-nya cuma 15.840.000? saya jadi bingung..

  2. Bayar pajak aja pake hitungan-hitungan yang bikin pusing kepala. Paling-paling sampai di atas duit diembat sama oknum pejabat, belum lagi kalau telat setor, kena sanksi.
    Mending ya ga usah daftar bikin NPWP.
    Padahal secara tidak sadar, kita ini sudah ditarik macam2 pajak setiap saat. Misalnya pajak barang konsumsi ketika kita belanja di market pajak akan ditanggung pembeli, pajak PBB, pajak parkir, pajak kendaraan bermotor, pajak tabungan, pajak hadiah, dan pajak-pajak ini itu yang terlalu membebani.
    Kalau dipikir2 duit dari hasil bekerja bagi rakyat biasa akan habis hanya untuk bayar pajak.

  3. Jika seorang pekerja dengan penghasilan diatas 60jt sebulan dan mengikuti Jamsostek dll dengan jam kerja 12 jam sehari dan 7 hari seminggu. Seorang istri dengan 3 anak, Brapa jumlah pajak yang harus dibayar..?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s