Tanya Bea Perolehan hak atas tanah dan bangunan


Saya ingin bertanya mengenai masalah kapan saat terutang PPh psl 4 ayat (2).
Kasusnya begini: PT. ABC menyewa tanah dan bangunan kepada orang pribadi. Dalam kontrak Sewa – Menyewa menyebutkan bahwa masa sewa mulai berlaku mulai bulan November, namun akta sewa menyewanya telah dibuat pada bulan Juni. Pembayaran sewa juga telah dilakukan pada saat Perjanjian ditandatangani (bulan JUNI). Hal ini bisa terjadi, karena tanah dan bangunan hingga bulan November masih digunakan oleh pihak lain.
Yang jadi pertanyaan:
1. Kapan saat terutangnya PPh psl 4 ayat (2) apakah pada saat transaksi terjadi
dan perjanjian ditandatangani (bulan JUNI) atau pada saat sewa efektif berlaku
(bulan NOVEMBER).
2. Bagaimana pencatatan pada pembukuan untuk pembayaran sewa tsbt pada bulan
JUNI? Akan masuk pada kelompok/post mana?

jawab:

1. karena transaksi itu bukan jual beli tanah/bangunan melainkan sewa tanah/bangunan maka tidak ada pajak pengalihan tanah/bangunan (PPhTB). Seandainya itu adalah transaksi jual beli maka saat terutangnya pajak adalah mana yang lebih dulu antara cash basis dengan accrual basis, kena PPhTB dengan tarif 5%

2. untuk pengakuan dan pencatatannya secara akuntansi gampang saja. Kan tinggal dimasukkan ke dalam aktiva, yaitu sebagai Prepaid rent atau sewa dibayar di muka. Nanti pada akhir tahun tinggal dibuat jurnal penyesuaiannya untuk mengakui beban atas sewa tersebut..

CMIIW

2 thoughts on “Tanya Bea Perolehan hak atas tanah dan bangunan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s