Ya Rasulallah Salamun ‘Alaik فی مولد الديبعی


Originally posted on Thobiby Qolby:

Berkata As Syaikh Muhammad bin ‘Alawy Al Maliki Ar, menukil salah satu riwayat sahabat bahwa Allah tidak menampakkan keindahan wajah Rasulullah secara keseluruhan di muka bumi, hanya 1 keindahan dari 10 bagian yang diperlihatkan, jika seandainya yang 9 bagian itu ditampakkan juga, maka orang orang akan mengiris hatinya tanpa terasa karena indahnya wajah Sayyidina Muhammad, dan itu kelak akan diperlihatkan di telaga Haudh. Semoga aku dan kalian memandang wajah yg indah itu,amin….

يارسول الله سلام عليك
۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰٠

يارسول الله سلام عليك ، يارفيع الشان والدرج

Yâ Rosûlallâh salâmun ‘alaik, yâ rofî’asy-syâni waddaroji
Wahai utusan Allah, semoga keselamatan tetap padamu, Wahai yang berbudi luhur dan bermartabat tinggi

عطفة ياجيرة العلم ، ياأهيل الجود والگرم

‘Athfatan yâ jîrotal ‘alami, yâ uhailal jûdi wal karomi
Rasa kasihmu wahai pemimpin tetangga, Wahai ahli dermawan dan pemurah hati

نحن جيران بذا الحرم ، حرم الإحسان والحسن

Nahnu jîrônu bidzâl haromi, haromil ihsâni wal hasani
Kami tetangga…

Lihat yang asli 559 kata lagi

Syair Doa Abu Nawas – Al I’tiraf (Sebuah Pengakuan)


Originally posted on Kumpulan Biografi Ulama:

Abu Nawas adalah pujangga Arab dan merupakan salah satu penyair terbesar sastra Arab klasik. Penyair ulung sekaligus tokoh sufi ini mempunyai nama lengkap Abu Ali Al Hasan bin Hani Al Hakami dan hidup pada zaman Khalifah Harun Al-Rasyid di Baghdad (806-814 M). Oleh masyarakat luas Abu Nawas dikenal terutama karena kecerdasan dan kecerdikan dalam melontarkan kata-kata, sehingga banyak lahir anekdot jenaka yang sarat dengan hikmah.

Lihat yang asli 228 kata lagi

File Your Individual Tax Return


March 31 is due date to file Individual Tax Return for Indonesia Taxpayer.
Channels:
There are some channels used to file individual tax return, i.e:
1. Tax office
   This is the old good place to submit tax return. This old good place is the most common place for taxpayers to file their rax rerurn. You will get a full range taz service there.
2. Drop box
   Directorate General of Tax open a ‘drop box’ in certain public area. There you are served to submit your tax return. Drop box usually located at famous spot such as mall.
3. Post office or other courier service
Using this channel, you just simply come to the nearest post office and drop your documents. Then as soon as possible the postman will make it be sent.
4. Efiling
This is the newest method you can used. Instead of queueing at tax office or drop box you just need to login into your account at http://www.djponline.pajak.go.id. Then you could fill your tax return and send it via internet. But before you uswd this service you have to own EFIN, electronic identification number. You can go to tax office nearby your location to get EFIN.

Soal Ujian dari Pak Profesor


rizal:

nice thought

Originally posted on The Value Quest:

Copas dari milis MD79

Sharing untuk motivasi …

Sebelum Pak Professor akan membagikan soal ujian semester kepada para mahasiswanya, ia mengajukan suatu tawaran istimewa kepada mereka.

Ia berkata, “Siapa yang mau mendapat nilai C otomatis dalam ujian ini, angkat tangan dan kamu tidak perlu mengikuti ujian. Saya akan langsung memberikanmu nilai C”.

Satu tangan terangkat. Kemudian yang lainnya, dan yang lainnya hingga lebih dari setengah jumlah mahasiswa tersebut telah memilih untuk tidak mengikuti ujian itu. Mereka akan menerima nilai C secara otomatis dan mereka pun keluar ruangan dengan gembira karena telah memperoleh syarat lulus ujian minimal nilai C.

Pak Profesor itu kemudian membagikan lembaran ujian kepada mahasiswa yang masih tinggal di ruangan itu. Ia meletakkan lembaran2 soal tersebut di meja dan meminta mereka tidak membaliknya sebelum diperintahkan.

Ia memberi ucapan selamat kepada para mahasiswa tersebut karena mereka tidak mau menerima nilai rata2 dan bahwa mereka bersedia melakukan hal2 yang luar…

Lihat yang asli 119 kata lagi

Info Seminar Danny Darussalam Tax Center: Taxation on Transfer of Business


Admin mendapat informasi yang bagus, yaitu akan diadakannya Seminar oleh Danny Darussalam Tax Center (DDTC). DDTC adalah salah satu tax Center di Indonesia yang terkenal dengan Tax Service, terutama dalam bidang Transfer Pricing dan Cross Border Transaction.

Seminar kali ini mengangkat tema: TRANSACTION ON TRANSFER OF BUSINESS.

Sebuah tema yang sangat menarik. Di tengah perkembangan ekonomi yang cepat dan juga ekspansi Multi National Company (MNC) yang semakin ekspansif, tema ini menurut saya sangat relevan sekali untuk dibahas terkait dengan aspek hukum, akunting, dan juga implikasi perpajakannya.

Seminar tersebut akan diadakan pada tanggal 17 Februari 2015. Untuk detilnya dapat dilihat pada informasi di bawah ini.

Seminar

“TAXATION ON TRANSFER OF BUSINESS”

09.00AM – 05.00PM

Background:

A common pattern clearly emerged with businesses, regardless of their products or sectors, increasingly reorganizing their structures to provide more centralized control and management of manufacturing, research and distribution functions.  The pressure of competition in a globalized economy, savings from economies of scale, the need for specialization and  the need to increase efficiency and lower costs were all clearly important driving business restructuring. The changes in the business model typically consisted of “stripping out” functions, intangible assets and risks which were previously integrated in local operations and transferring them to more centralized and specialized regional or global units.

In the view of the business representatives, tax considerations by themselves were generally not the principal motivating factors for the restructurings, though tax considerations clearly played a role in the way in which the details of the revamped operations were set up.  From the perspective of the host country tax administrators, they were generally seeing reduced profits being generated in their jurisdictions as a result of the changes in the business models.  In the light of this background, the tax issues involved in transfer of business will discussed in more technical detail on this seminar.

Given the fact that our seminar is designed to comprehensively discuss several topics:

Speakers

Yusuf W. Ngantung

Senior Manager of International Tax/Transfer Pricing Services, DDTC

He is an experienced practitioner involved in international tax, dispute resolution, and transfer pricing projects. He is a regular speaker in topics regarding …
More details

Untoro Sejati

Senior Manager of Transfer Pricing Services, DDTC

Prior to joining DANNY DARUSSALAM Tax Center, he worked as Senior Auditor in one of well-known public accounting firm, where he has gained practical experience in…
More details

Who should attend:

The seminar is valuable for Corporate tax Adviser; International tax expert and executives; Tax professional and controller; Tax attorneys; Accountants; and Anyone else who have responsibilities on setting transfer prices.

Key Benefits of Attending:

  • This seminar can lead participants to identify business restructuring scheme;
  • Participants be able to understand the manual application of the principle of fairness in business restructuring;
  • This seminar can encourage participants to be able to do FAR analysis before and after the restructuring of business;
  • With the analysis of the rate of profit on affiliate transactions after the restructuring, through this seminar participants will avoid the risk of examination indications of tax saving;
  • Through this seminar, participants able to design a business enterprise with a rational motive in accordance with the tax authorities glasses.

Investment:

IDR 3.000.000 per person 
Due to limited seating available (25 seats), we recommend that you register early to reserve your seat.

Save!

  1. Early Bird Discount: Register and pay before 3 February 2015 to achieve up to 15% SAVINGS on the standard rate.
  2. Team Discount: Register two (2) delegates and receive 20% discount off the standard rate.

All group registration must be from the same company, at the same time and for the same event. Registrants must choose between the most advantageous discount option. Only one discount is available at the time a registration is made.

Location:

DDTC’s Training Center
Menara Satu Sentra Kelapa Gading
6th Floor – Unit #0601 – #0602
Jl. Boulevard Kelapa Gading LA3 No.1
Jakarta Utara 14240

DANNY DARUSSALAM Training Center

Get our latest publications here!

DANNY DARUSSALAM Tax Center
(PT Dimensi Internasional Tax)
Menara Satu Sentra Kelapa Gading
5th floor (#0501) & 6th floor (#0601)
Jl. Boulevard Kelapa Gading LA3 No. 1
Summarecon, Kelapa Gading
Jakarta Utara 14240
Indonesia
Phone:  +62 21 2938 5758
Fax:      +62 21 2938 5759
Mobile:  +62 815 898 0228
Email:    eny@dannydarussalam.com
Website: www.dannydarussalam.com

PMK Nomor 21/PMK.11/2014: Kejelasan Perhitungan Pajak Masukan bagi Perusahaan Kelapa Sawit


Di bawah ini adalah opini saya yang pernah dimuat di Majalah Indonesia Tax Review Edisi 15 Tahun 2014.

Para pengusaha kelapa sawit patut meyambut gembira dengan berlakunya ketentuan terbaru tentang pengkreditan pajak masukan. Pada tanggal 30 Januari 2014 diterbitkan Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK 21/PMK.011/2014 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 78/PMK.011/2010 tentang Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan bagi Pengusaha Kena Pajak yang melakukan Penyerahan yang terutang Pajak dan Penyerahan Yang Tidak Terutang Pajak.
Sebelum berlakunya ketentuan PMK-21, terdapat dispute terkait dengan pengkreditan pajak masukan, khususnya terhadap wajib pajak kelapa sawit yang mempunyai usaha integrated, yaitu mempunyai kebun kelapa sawit sekaligus pabrik kelapa sawit. Sebagaimana diketahui bahwa berdasarkan PP 12 tahun 2001 tentang Impor dan atau Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu Yang Bersifat Strategis Yang Dibebaskan Dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai, barang hasil perkebunan merupakan salah satu barang yang termasuk strategis. Atas penyerahan hasil kebun kelapa sawit berupa TBS (tandan buah segar) sesuai dengan ketentuan tersebut penyerahannya dibebaskan PPN nya.
Menurut ketentuan Undang-Undang PPN (UU 42 tahun 2009) pasal 16B ayat 2 disebutkan bahwa pajak masukan yang dibayar untuk perolehan BKP/JKP yang atas penyerahannya dibebaskan dari pengenaan PPN tidak dapat dikreditkan. Ketentuan dalam pasal 16B tersebut menimbulkan pertanyaan apakah untuk pajak masukan atas kebun kelapa sawit itu dapat dikreditkan atau tidak, khususnya untuk perusahaan kelapa sawit yang terintegrasi (mempunyai kebun dan juga pabrik kelapa sawit sekaligus) atau perusahaan kelapa sawit yang tidak mempunyai pabrik kelapa sawit tetapi melakukan titip olah hasil TBS kemudian menjual hasilnya dalam bentuk CPO atau produk turunan lainnya.
Sebelum diterbitkannya PMK-21, ketentuan yang berlaku terkait dengan pengkreditan pajak masukan untuk perusahaan kelapa sawit adalah PMK 78/PMK.03/2010 tentang Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan Bagi Pengusaha Kena Pajak Yang Melakukan Penyerahan Yang Terutang Pajak Dan Penyerahan Yang Tidak Terutang Pajak, dan SE-90/PJ/2011 tentang Pengkreditan Pajak Masukan Pada Perusahaan Terpadu (Integrated) Kelapa Sawit.
PMK-78 mengatur bahwa pajak masukan hanya boleh dikreditkan apabila perusahaan melakukan penyerahan BKP yang terutang PPN. Dalam hal penyerahannya tidak terutang PPN maka pajak masukan seluruhnya tidak boleh dikreditkan. Dalam hal terdapat perolehan BKP/JKP yang digunakan/dimanfaatkan secara bersama-sama untuk penyerahan BKP yang terutang PPN dan tidak terutang PPN maka pajak masukannya dihitung dengan menggunakan pedoman penghitungan pajak masukan.
Dalam contoh perhitungan yang terdapat di lampiran PMK-78 tidak terdapat contoh untuk penghitungan pajak masukan untuk pabrik kelapa sawit terintegrasi. Contoh perhitungan Pajak Masukan yang diberikan dalam lampiran ketentuan tersebut adalah contoh untuk perusahaan perkebunan jagung terintegrasi yang menjual jagung dan minyak jagung. Dalam artian memang dalam satu perusahaan terdapat penyerahan yang terutang PPN dan yang tidak terutang PPN.
Namun bagaimana dengan perusahaan kelapa sawit terintegrasi yang hanya menjual CPO dan produk turunannya yang seluruhnya terutang PPN, sehingga bisa dikatakan karakteristiknya berbeda dengan perusahaan jagung pada contoh PMK-78. Dengan demikian, masih terdapat ketidakjelasan bagaimana perhitungan pajak masukan untuk pabrik kelapa sawit terintegrasi.
Ketidakjelasan dalam PMK-78 itulah yang kemudian dijawab oleh Ditjen Pajak dengan SE-90/PJ/2011. Surat Edaran tersebut secara eksplisit ditujukan untuk menjawab pertanyaan dari wajib pajak terkait pedoman untuk pengkreditan pajak masukan pada perusahaan terpadu kelapa sawit.
Continue reading PMK Nomor 21/PMK.11/2014: Kejelasan Perhitungan Pajak Masukan bagi Perusahaan Kelapa Sawit